Minggu, 14 Juni 2015

Candi Disekitar Candi Prambanan


Terkecuali candi-candi itu, masih tetap terdapat beberapa sekali candi lain di kompleks ini, yakni Candi Kelir, Candi Apit, Candi Patok, serta Candi Perwara. Seluruhnya candi ini melingkari Candi Trimurti. Untuk Candi Perwara, penempatan candi dibagi jadi empat susunan atau zona yang dikatakan sebagai deskripsi empat kasta manusia dalam ajaran Hindu. Susunan terluar ditujukan untuk sembahyang kasta sudra, susunan yang lebih dalam untuk waisya serta dua susunan selanjutnya semasing untuk ksatrya serta brahmana.


Terkecuali beragam jenis candi itu, ditempat wisata ini dapat ada relief yang menceritakan perihal dua cerita fenomenal dalam Hindu yakni Ramayana serta Krishnayana. Relief ini ada di dinding sisi dalam dari pagar yang melingkari Candi Trimurti. Relief Ramayana menceritakan perihal perjuangan Rama yang dibantu oleh Hanoman untuk merebut Shinta, istrinya yang diculik oleh Rahwana. Untuk Krishnayana, relief ini menceritakan perihal perjalanan hidup Krishna juga sebagai awatara atau reinkarnasi dari Dewa Wishnu.

Di kompleks Candi Prambanan ada suatu museum berupa rumah joglo. Museum ini diisi koleksi benda-benda yang sukses diketemukan di seputar candi dulu seperti arca serta bebatuan purbakala.
Histori Candi Prambanan

Awal berdirinya kompleks Candi Prambanan mempunyai dua cerita yakni narasi rakyat tentang Roro Jonggrang serta histori dibangunnya candi ini pada saat kerajaan Hindu di Jawa yang didapat dari hasil riset beberapa pakar.

Candi Prambanan di kenal sebagai Candi Roro Jonggrang. Narasi rakyat ini berawal dari Roro Jonggrang, putri kerajaan yang kecantikannya tidak diragukan lagi. Banyak pemuda yang datang dengan maksud melamar sang putri, termasuk juga Bandung Bondowoso. Walau Bandung Bondowoso populer sakti serta kuat, tetapi Roro Jonggrang tak menyenanginya. Sesudah memikirkan lama, pada akhirnya Roro Jonggrang menyampaikan bersedia jadi istrinya, tetapi Bandung Bondowoso mesti dapat bangun 1. 000 candi kurun waktu semalam. Lantaran sangatlah meyakini dengan kemampuan yang dipunyainya, pemuda itu menyanggupinya.

Dengan pertolongan jin Bandung Bondowoso sudah sukses bangun 999 candi. Roro Jonggrang terasa takut, hingga nampak inspirasi untuk menumbuk padi yang bakal bikin ayam berkokok. Saat mendengar ayam sudah berkokok sesaat jumlah candi yang di bangun belum meraih tujuan, Bandung Bondowoso jadi bingung serta geram waktu tahu itu seluruhnya cuma tipuan Roro Jonggrang yang mempunyai tujuan untuk menggagalkan usahanya. Pada akhirnya, Bandung Bondowoso juga mengutuk sang putri jadi suatu candi untuk melengkapi jumlah candi yang disuruhnya. Candi Dewa Siwa yang disebut candi induk tersebut yang diakui juga sebagai perwujudan Roro Jonggrang sesudah dikutuk.

Di luar narasi rakyat yang beredar, Candi Prambanan diprediksikan di bangun pada era ke-9 atau pada saat Dinasti Sanjaya. Beberapa peneliti menyampaikan, tidak lama sesudah di bangun, Candi Prambanan tak tertangani dengan baik hingga banyak rusaknya yang berlangsung di bangunan ini.


Candi Prambanan diketemukan kembali ke th. 1733 oleh CA Lons, seseorang warga Belanda. Penemuan ini lebih awal bila dibanding dengan penemuan Candi Borobudur oleh Sir Thomas Stamford Raffles. Sesudah diketemukan, kompleks Candi Prambanan mulai diperbaiki serta dikerjakan beragam usaha rekonstruksi. Sekarang ini, Candi Prambanan jadi kompleks candi Hindu termegah di Indonesia